Selasa, 08 April 2014

long time no post

hai,
mungkin yang punya blog ini udah lupa kalo dia punya blog yang alay nan menjijikan ini, isinya aib semua, semata mata dunia harus tau apa yang dia rasakan. haha, dasar bocah labil.
well, saya tidak akan pernah berfikir orang yang saya tulis jelas jelas namanya di blog ini telah membuka blog saya dan i'm just like....hahahahaha,you're an idiot itu sangat sangat memalukan. krn sy hanya seperti hallooooo who cares. nobody wants to open my stupid blog, isinya curhatan anak sekolah menengah atas yang baru kenal sm yang namanya cinta...hahahahahahhahahaha let me laugh so hard.
 oke.....seperti itulah.
saya...
memang...
sangat...
labil.
saya tidak tahu semuanya akan jadi berantakan.
he comes around again.
saya hanya berfikir, kenapa saat saat seperti begini kamu datang lagi?
kamu ingin mengetes saya? atau hanya untuk bermain sesaat lalu pergi begitu saja?
yang seperti itulah yang terjadi pertemuan gak ada yang abadi, begitu pula perpisahan yang terjadi di antara kami berdua, perpisahan itu tidak abadi.
cinta pertama,
ya.
saya enggan lupa sama senyumnya yang kembali hadir.
walau saya akui, dirinya dan tiga tahun yang lalu itu sama. tak ada yang berbeda.
tetap saja bertingkah lucu dan manis.
seperti seorang lelaki yang tumbuh dewasa dan bijak.
laki laki yang dulunya bocah berusia 14 tahun, kini sudah mejadi seorang pria yang umurnya 17 tahun..bahkan tahun ini dia beranjak ke 18 tahun.
saya sungguh enggan ingin tahu, padahal setahun belakangan ini saya fine aja, mungkin karena sy terlalu sibuk dengan kekasih baruku, you know what i mean...dia sahabatnya.
dan ketika dia datang dan bilang semuanya, perasaanku mengebu-ngebu.
kenapa tidak dari dulu saja?
mengapa baru sekarang?
saya ingat kejadian itu karena beberapa lembar tugas agama, kita sama sama belum mengerjakannya tapi kamu menemukan pekerjaanku di atas meja kelasmu.
lucunya, kamu langsung aja mau main foto copy, padahal itu jawabannya ngasal. untung kamu bertanya dulu, akhirnya kamu yang ngerjakan deh...hahahaha lucu juga.
malamnya, sy mengirimkan kamu pesan yang isinya "kumpulin tugas agamaku, ya..besok" karena sy ingat kamu bilang kamu gak mau masuk besok.
and finally, 
 sy lupa knp kita jadi berbicara tentang perasaan.
hahahahaahahahahahhhhhh
but, untuk apa kita dekat kalau akhirnya terpisah lagi?
saya enggan ingin tahu, itu pasti menyakitkan
entah saya yang terlalu jahat, atau kamu yang terlalu takut saya sakiti.
sepertinya, keduanya.
doa doa lamaku sudah di kabulkan, tapi..kenapa baru sekarang.
ya, kita sebagai umat manusia yang taat kepada tuhan yang maha esa, apapun yang terjadi..bersyukurlah.
padahal dulu, saya selalu menyebut namanya di setiap doa yang sy ucapkan.
sy sudah bilang sama kamu kan? sy takut akan perpisahan.
jika kamu mau datang lagi, kamu tidak boleh se enaknya pergi.
saya ingat persis kamu bilang kamu gak bakal pergi untuk kedua kalinya, kamu bakal stay.
dan saya juga ingat persis apa yang kamu ucapkan malam itu, di depan dia..kamu bilang kamu hanya bohong.
kamu memikirkan orang lain, dan tidak memikirkan saya.
saya fikir dia laki laki, sahabatmu
dan saya fikir saya perempuan, yang ada di hatimu
tapi kamu malah memilih menyakiti saya, karena takut menyakiti sahabatmu
kamu relakan saya untuk dia
pada akhirnya kamu hanya meninggalkan bekas dan membuat air mata sy terus menangis lagi.
saya ucapkan sekali lagi, saya benci perpisahan.
dan ternyata perpisahan kami tidak abadi.
dia, memilih untuk mundur dan mencari kekasih baru.
cepat atau lambat, langkah demi langkah kamu kembali kepada saya
tapi.....saya benci mengatakan itu, dia terlalu sulit untuk di jauhkan.
jujur saja, saya enggan ingin tahu ketika semua orang membicarakan dia dan kekasih barunya karena saya terlalu sibuk memperbaiki kepercayaan kamu.
yang saya enggan tahan dia selalu saja kembali dengan sejumlah janji janji palsu, saya benci akan itu.
saya benci menceritakan ini, tapi sungguh..
tempat ini kosong.
kamu yang memaksa saya untuk pergi.
bukan saya yang meninggalkanmu, saya hanya di paksa untuk pergi.
takut untuk menyakiti kamu lagi, dan kamu juga terlalu takut untuk di sakiti.
satu hal yang musti kamu tau, cinta yang sebenarnya itu merasakan sakit juga. sedih dan senangnya seimbang. saya bukan tuhan yang sempurna, saya manusia yang bisa berbuat salah dan enggan sengaja menyakiti kamu.
jujur, waktu itu..
saya terlalu ingin memperjuangkan kamu.
saya sayang kamu.
tapi saya sadar, yang saya perbuat hanya membuat keadaan semakin memburuk
saya harus kembali ke semula dan tidak menyakiti banyak pihak jika drama ini kita lanjutkan.
buktinya, waktu saya berlari keluar dari drama yang sedang kamu mainkan, kamu hanya diam.
yang saya sadar satu hal dari kamu, kamu terlalu sibuk dengan dunia yang kamu punya.
saya mundur,
saya biarkan kamu mengejar apa yang kamu mau.
saya hanya tidak ingin mengganggu apa yang sudah kamu kejar.
tinggal beberapa langkah lagi, saya hanya tidak ingin mengganggu konsentrasi kamu.
maka, lupakanlah
sebagaimana kamu melupakan saya dulu
sebagaimana kamu mengabaikan saya dulu
lakukan lah lagi sekarang
jangan pedulikan, saya sudah terbiasa dengan sikapmu yang dulu
walaupun, sulit
HAAAAAAAAAH
bismillah.
jalani saja, life must goes on.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar